Metode Kerja Cut and Fill Tanah

Metode cut and fill dianjurkan seandainya endapan dengan high grade terdapat pada dip yang curam dalam batuan induk yang lemah. Bijih ditambang secara horizontal diisi dengan waste rock, pasir atau tailing. Sedangkan material pengisi (back fill) disini berfungsi sebagai:

  1. daerah berpijak untuk pemboran dan penggalian selanjutnya,
  2. sebagai penyanggah batuan sekelilingnya,
  3. untuk mencegah terjadinya penurunaan permukaan.

pengurugan Taah Kembali cut and fill

Ada dua macam metode cut and fill : Pertama adalah Overhand cut & fill yaitu penambangan diawali dari bawah, dan berlanjut ke atas yaitu Underhand cut & fill adalah penambangan dilakukan dari atas ke bawah.

Dibalik proses ketika penambangan berlangsung, pelaksanaan penggalian dilakukan dengan pengisian backfill untuk menyusun dasar dari tingkatan selanjutnya. Backfill didesain untuk bisa menahan bobot dari pekerja, terutama peralatan tambang.

Pemilihan backfill tergantung pada kekerasan atau mutu batuan induk dan ukuran alat yang beroperasi diatas backfill.

Keuntungan Menggunakan Cara Cut and Fill

Keuntungan menggunakan cara ini juga cukup fleksibel sehingga bisa menambang bagian-bagian yang sulit, mulai dari stope yang bisa dilakukan eksplorasi untuk mengenal arah penyebaran bijih selanjutnya, dan waste yang bisa dipakai material pengisi.

Kecil kemungkinan terjadinya penurunaan permukaan karena stope stabil dampak penyanggaan oleh waste filling. Kerugiannya adalah wajib mencari material pengisi dan harus dilakukan pemisahan yang cukup bagus antara endapan bijih dengan material pengisi agar tak terjadi pengotoran.

Selain itu juga memerlukan buruh banyak untuk menangani filling output dari stope karena adanya kesibukan filling.

Perencanaan Cut and Fill Lahan

Square set square setting adalah suatu cara penambangan dengan menopang yang menggunakan kayu yang berbentuk empat persegi panjang atau bujur kandang. Fungsi utamanya untuk menopang dinding dan atap sementara bekas peledakan dan sebagai jalan masuk ke daerah kerja.

Umumnya cara ini layak untuk endapan dengan batuan yang lunak, oleh karena itu cara penambangan ini susah untuk diubah kecara penambangan yang lain.

Akan tetapi jika sudah terpaksa karena kondisi batuan agak keras dan surface subsidence tak boleh terjadi, maka bisa diubah ke cara cut and fill atau stull stoping bila urat bijihnya tipis.

Metode penambangan ini bisa dipakai sebagai komplemen atau asisten cara penambangan lain. Kecuali square setting kerap kali dipergunakan untuk mengambil pillar yang berlokasi diantara lombong-lombong yang telah diisi dengan filling material.

Baca Juga : Pengurugan Tanah Kembali Adalah

Rail pengangkutan hasil galian di tambang square set adalah metode yang layak untuk endapan yang bersifat:
  • Kekuatan bijih lemah serta mudah runtuh
  • Gampang ambrolnya suatu endapan bijih disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah penyisipan batuan lunak diantara bijih. Seandainya pembentuk bijih adalah mineral-mineral sulfida lazimnya mudah rapuh, atau adanya perubahan-perubahan struktur geologi disekitarnya.



EmoticonEmoticon