Keuntungan Menggunakan Global Mapper untuk Penghitungan Cut and Fill

Perhitungan Cut and Fill pada Global Mapper merupakan salah satu perangkat lunak yang cukup populer dan sering kali dipakai oleh kalangan praktisi GIS (geographics information system) atau orang-orang yang berkiprah di bidang pemetaan.

Salah satu keunggulan program ini adalah kompatibilitasnya yang banyak sekali dalam bentuk file, sehingga bisa dipakai oleh banyak orang dengan pengetahuan perangkat lunak lain yang berbeda-beda.

Perhitungan Cut and Fill pada Global Mapper

Penghitungan Cut and Fill

Global Mapper dari Intermap lebih dari sekedar alat penayang yang menampakkan arsiran, elevasi, atau kumpulan data vektor terkini,

perangkat ini juga bisa mengkonversi, mengedit, mencetak, melacak GPS, dan memungkinkan Anda menggunakan fungsi SIG pada kumpulan data Anda dalam satu paket perangkat lunak dengan biaya yang  rendah dan gampang dipakai.

Baca Juga :

File data Anda dapat diunggah sebagai lapisan. Misalnya, Model Elevasi Digital (DEM), dapat diunggah dengan peta topografis yang dipindai, untuk menciptakan tampilan 3D pada peta.

Citra udara digital bisa ditempatkan di atas permukaan bersama dengan vektor kontur untuk menciptakan gambar yang menakjubkan dan informatif.

Hasilnya dapat dicetak, atau area kerja dapat diekspor ke citra arsiran resolusi tinggi untuk digunakan dalam presentasi atau laporan.


Global Mapper bukan sekedar perangkat serbaguna, tetapi mempunyai fungsi built-in untuk perhitungan jarak dan zona, pembauran arsir dan penyesuaian kontras, memandang elevasi, dan perhitungan garis pandang,

serta kecakapan tingkat lanjut seperti rektifikasi citra, pembuatan kontur dari data permukaan, analisa tampilan arah aliran dari data permukaan, serta triangulasi dan mengerjakan gridding data spot 3D.

Tugas berulang bisa diatasi dengan mengaplikasikan fungsi bahasa script yang built-in atau konversi batch secara menyeluruh.



Keuntungan Menggunakan Global Mapper
Penghitungan Cut and Fill pada Global Mapper
  • Mengerjakan perhitungan jarak dan luas dengan cermat, pembauran arsir dan penyesuaian kontras, memandang elevasi, dan perhitungan garis pandang untuk mengoptimalkan presisi. 
  • Secara rutin menghemat waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan tugas berulang dengan mengaplikasikan fungsi bahasa script yang built-in dan konversi batch secara menyeluruh.
  • Cepat mendigitalkan fitur vektor baru, mengedit fitur yang telah ada, dan dengan gampang menaruhnya ke bentuk ekspor yang didorong. 
  • Gampang melacak tiap-tiap perangkat GPS yang kompatibel yang terhubung ke port serial komputer Anda lewat data yang diunggah, menandai waypoint tanpa sambungan, serta merekam log pelacakan.
  • Cepat mempertimbangkan interval kontur untuk tiap-tiap kombinasi data elevasi dengan fitur pembuat kontur tingkat lanjut.
  • Otomatis mengerjakan triangulasi dan grid kumpulan data spot 3D untuk mengkonversi figur kumpulan elevasi menjadi kumpulan data yang sepenuhnya di-grid.
  • Cepat menaruh isi layar menjadi file BMP, JPG, PNG, atau (Geo) TIFF, yang bisa Anda rektifikasi secara intuitif dan disimpan dalam citra baru yang sepenuhnya bisa dihasilkan georeferensi. 
Read More

Cut and Fill dalam Arsitektur

Ruang dalam landscape design ialah hasil landscape design berupa 3 dimensi, dengan metode memberi tahapan pada poin ruang itu sendiri.

Landscape design ialah ialah perluasan dari site planning dan mencakup atau menempuh proses site planning, terkait dengan pemilihan dari unsur-unsur perancangan (design).

harga cut and fill per m3 2019, cut and field

Ruang selalu dibentuk oleh 3 unsur pembentuk ruang yaitu:
  • Bidang alas atau lantai
  • Bidang langit-langit atau atap
  • Bidang pembatas atau dinding.

Bidang pembatas dalam suatu ruang ialah unsur pembagi dan pembatas sesuatu. Bidang pembatas mengendalikan suatu daerah penggunaan tertentu, mengendalikannya dengan unsur-unsur yang bersifat masif ataupun ringan seperti dinding bata, beton, atau cabang-cabang pohon yang dijajarkan.

Pembatas sendiri memiliki peran sebagai pemberi arah dan suasana, penerang, pengontrol dan penutupan efektif.

Baca Juga : Perencanaan Cut and Fill Lahan


Pembatas sendiri memiliki peran sebagai pemberi arah dan suasana, penerang, pengontrol dan penutupan efektif.

Format pemagaran dan penutupan terbagi menjadi empat yaitu:
  1. Dinding (walls) : termasuk dinding penyekat (screen walls), dinding barier dan sebagainya.
  2. Pagar (fences) : termasuk pagar kawat, pagar kayu, pagar besi, dan sebagainya.
  3. Bentukan tanah : termasuk tebing-tebing, celahan-celahan dibumi, beda ketinggian tanah (kontur) dan sebagainya.
  4. Format-wujud pembatas lainnya seperti pohon, pagar tanaman, air, tonggak, jalur tepi.

Pekerjaan konstruksi dalam landscape bisa dibagi atas:

1. Membentuk landscape

Membentuk lansekap adalah pekerjaan untuk mempersiapkan sebuah lahan sebelum digunakan. Grading yang ialah teknik dasar dalam arsitektur landscape karena terkait dengan lahan dan bisa menandakan kemampuan seorang arsitektur landscape.

Grading sangat penting karena bisa menetapkan peruntukan apa yang tepat untuk daerah tersebut serta terkait dengan peredaran dan drainage.

2. Struktur-struktur dalam landscape

  • Mekanika dan keseimbangan
Melibatkan dasat terminologi tersebut dalam struktur design dan berguna untuk mengenal kekuatan dan rekreasi suatu bahan terhadap tekanan.


  • Mendesain dengan kayu.
Sistem mengikat kayu, membuat struktur atau konstruksi dari kayu, melapis dengan kayu, termasuk pemilihan ragam kayu dan alat-alat bentuknya.



3. Konstruksi khusus

Pada konstruksi khusus terdapat perencanaan irigasi yang terdiri dari sitem dan prinsip irigasi serta peralatannya, penerangan, kolam dan air mancur.

perencanaan irigasi yang terdiri dari sitem dan prinsip irigasi

Faktor landscape pada dasarnya bisa dibagi menjadi
  • Hard material atau unsur keras, perkerasan, bangunan dan sebagainya.
  • Soft material atau unsur lembut, seperti tanaman soft material yang selalu berubah keadaanya. Ragam ini bisa kita lihat dari wujud, tekstur, warna, dan ukurannya. Perubahan ini diakibatkan oleh tanaman tersebut ialah mahluk yang selalu tumbuh dan dipengaruhi juga oleh unsur alam dan daerah tumbuhnya.
Read More

Cara Menghitung Kebutuhan Pasir dengan Bahan Urugan

Pekerjaan urugan pasir adalah komponen dari pekerjaan struktur bawah sebelum pekerjaan lantai kerja. Pada kesempatan ini akan kita ulas pekerjaan pasir urug dan cara menghitung kebutuhan materialnya.

Penerapan pasir urug kecuali sebagai alas lantai kerja juga lazim dipakai untuk:
  1. Peninggian lantai rumah tinggal
  2. Lapangan futsal lantai pasir
  3. Pekerjaan urugan jalan raya
  4. pekerjaan landscape atau taman, semisal urugan sebelum pemasangan paving block, dsb.

Cara Menghitung Kebutuhan Pasir dengan Bahan Urugan, cara menghitung urugan tanah kembali pondasi, volume urugan tanah pondasi, cara menghitung volume pemadatan tanah, cara menghitung volume galian dan timbunan tanah

Untuk menghitung bahan yang dibutuhkan sebaiknya Anda menyiapkan volume pondasi yang diperlukan. Untuk memudahkan perhitungan keperluan pasir dan semen pada pekerjaan pondasi disini akan diberi figur perhitungan pekerjaan pondasi.

Contoh:
  • Panjang Total pondasi : 40 m
  • Lebar atas pondasi : 30 cm
  • Lebar bawah pondasi : 60 cm
  • Tinggi : 70 cm


Item pekerjaan yang akan dihitung merupakan pekerjaan urugan pasir dan pekerjaan pasangan pondasi batu kali 1:5.

Cara Menghitung Kebutuhan Pasir dengan Bahan Urugan, cara menghitung urugan tanah kembali pondasi, volume urugan tanah pondasi, cara menghitung volume pemadatan tanah, cara menghitung volume galian dan timbunan tanah

Pekerjaan Urugan Pasir

Pekerjaan urugan pasir ini ialah melapisi komponen bawah tanah yang akan dipondasi, tujuannya supaya komponen tanah yang akan dipondasi ini dapat melekat dengan bagus dan tak gampang amblas.

Sistem menghitungnya adalah:
  • Lebar bawah pondasi X Ketebalan urugan pasir 5 cm
  • Volume urugan pasir : 0.6 x 0.05 = 0.09
  • Volume pasir : 0.09 x 3.15 m3
  • Untuk angka keamanan supaya tak terjadi kekurangan, karenanya sebaiknya ditambahkan 5% jadi :
    • 5/100 x 3,15 m3 = 0,157
  • Volume Total pasir : 3,15 + 0,157 = 3,307 m3

Pekerjaan Pasangan Batu Kali 1:5

Pekerjaan pemasangan batu kali ini Anda akan diberitahukan berapa jumlah keperluan kali yang akan diaplikasikan.
  • Luas penampang trapesium pasangan batu kali : ((0.8+0.3)x0.7)/2 = 0.385 m2
  • Volume Total pasangan batu kali : 0.385 x 40 = 15.4 m3
  • Batu kali : 1.2 m3 x 15.4 = 18.48 m3
  • Pasir : 0.54 m3 x 15.4 = 8.316 m3
  • Semen : 2.68 zak x 15.4 = 41,272 zak (dibulatkan jadi 42 zak)

Cara Menghitung Kebutuhan Pasir dengan Bahan Urugan, cara menghitung urugan tanah kembali pondasi, volume urugan tanah pondasi, cara menghitung volume pemadatan tanah, cara menghitung volume galian dan timbunan tanah

Nah sesudah seluruh terhitung dengan bagus, karenanya kita akan merekap perhitungan di atas.
  1. Total keperluan pasir Cotohnya = Pasir urugan 3,307 m3 + pasir pasangan pondasi 5,9535 m3 =  9,261 m3
  2. Total keperluan semen = 42 zak
  3. Total keperluan batu kali = 18,48 m3

Sesudah seluruh keperluan terhitung, selanjutnya Anda tinggal datang ke toko material dan membeli jumlah keperluan material yang sudah dihitung.

Read More

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Urugan Pasir Padat

Urugan pasir padat ini umumnya dilaksanakan pada pekerjaan pondasi, lantai keramik atau pekerjaan-pekerjaan bangunan yang berkaitan dengan tanah.

Untuk itu, mendapatkan mutu urugan pasir yang bagus, karenanya perlu dilihat langkah-lanngkah sebagai berikut, disertai pola perhitungan keperluan bahan, energi kerja dan waktu cara kerja

Langkah-lanngkah Mendapatkan Mutu Urugan Pasir yang Bagus


  • Pada dasar galian pondasi diberikan urugan pasir padat setebal 5 cm padat.
  • Pasir diratakan dengan memakai tarikan kayu dan selalu diatur ketebalan dari pasir.
  • Pasir dibasahi dengan air agar pasir benar-benar padat dan rata.
  • Pengurugan pasir ini pekerjakan beriringan dengan lantai kerja pondasi

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Urugan Pasir Padat
Proses Pengurugan Tanah di Kediri dengan Colt Diesel

Bahan-bahan
  1. Minimum diberikan 10 cm urugan pasir padat (sesudah disirami, diratakan dan dipadatkan) pada komponen atas dari urugan di bawah plat-plat beton bertulang, beton rabat, pondasi dangkal, tie beam, pile cap.
  2. Urugan yang diterapkan dibawah lapisan pasir padat yaitu dari tipe tanah silty clay yang bersih tanpa potongan-potongan bahan-bahan yang dapat lapuk serta bahan batuan yang sudah dipecah-pecah dimana ukuran dari batu pecah tersebut tak boleh lebih besar dari 15 cm.
  3. Pengerjaan seluruh bahan urugan cuma terdiri dari kualitas yang terbaik yang bisa dipergunakan.


Seluruh Syarat-syarat Pekerjaan Pekerjaan Urugan

metode pelaksanaan urugan pasir, metode pelaksanaan timbunan tanah pilihan, spesifikasi teknis pekerjaan timbunan tanah, metode pemadatan tanah

  • Contoh komponen/tempat urugan dan timbunan seharusnya diurug secara berlapis dengan tinggi optimal tiap-tiap lapisan 30 cm sebelum dipadatkan, lapisan selanjutnya baru boleh dijalankan dengan syarat lapisan dibawahnya telah dipadatkan cocok ketetapan dan telah disetujui oleh “Pengawas”.
  • Daerah urugan atau tempat yang terganggu harus dipadatkan dengan alat pemadat / compactor vibrator type yang disetujui oleh “Pengawas”. Pemadatan dilaksanakan hingga menempuh hasil kepadatan lapangan tidak kurang dari 95% kepadatan maksimum hasil lab.
  • Kepadatan maksimum pada kadar air optimum dari tes Proctor: Kontraktor seharusnya mengerjakan penelitian kepadatan maksimum kepada kadar air optimum, minimal satu kali untuk tiap-tiap tipe tanah yang ditemui di lapangan. Jika tanah tersebut seharusnya disimpan dalam tabung gelas atau plastik untuk bukti penunjukkan/acuan dan diberikan label yang berisikan nomor model kepadatan kering maksimum dan kadar air optimumnya.
  • Pengeringan/pengaliran air seharusnya dilihat selama pekerjaan tanah agar tempat yang dijalankan terjamin pengaliran airnya.
  • Jika material urugan mengandung batu-batu, maka batu-batu yang besar tidak diperbolehkan bersarang menjadi satu, dan seluruh pori-pori harus diisi dengan batu-batu kecil dan tanah yang dipadatkan.
  • Kelebihan material galian seharusnya dibuang oleh kontraktor ke daerah pembuangan yang ditetapkan oleh pengawas.
  • Apabila pekerjaan material galian tak cukup, material tambahan harus didatangkan dari daerah lain, tanpa tambahan tarif.
Read More

Fungsi Urugan Pasir untuk Konstruksi Rumah Tahan Gempa

Rumah merupakan salah satu keperluan pokok manusia sesudah sandang dan pangan. Sebagaimana pangan yang mempunyai kaidah-kaidah yang mencakup empat sehat lima total, semacam itu juga dengan papan atau rumah, juga mempunyai kaidah-kaidah sesuai huni.

Agar bangunan mempunyai kehandalan, bangunan tersebut wajib memenuhi; keselamatan, kesehatan, kenyamanan, serta kemudahan.

Keselamatan bangunan mencakup prasyarat kecakapan bangunan gedung untuk mensupport bobot beban, yang mencakup bobot sendiri dan bobot yang dimunculkan oleh fenomena alam seperti angin dan gempa,

serta kecakapan bangunan gedung untuk mencegah dan menanggulangi adanya bahaya kebakaran dan bahaya petir.


Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa

tiap-tiap bagian-bagian bangunan wajib terikat dengan kuat satu dengan yang lainnya, ikatan hal yang demikian mulai dari pondasi dengan :

  • Sloof
  • Sloof dengan kolom praktis
  • Kolom praktis dengan ring balok
  • Ring balok dengan rangka kuda-kuda.
Pada komponen pengisi

  • Dinding pasangan bata/batako wajib terikat dengan rangka kolom praktis
  • Kusen pintu dan jendela wajib terikat dengan dinding.
Kecuali konstruksi yang benar elemen kualitas bahan juga wajib mensupport, sebab pemilihan bahan yang kurang bagus, akan mengurangi daya bangunan, terutama pada ikatan-ikatan. Banyak bangunan yang ambrol bukan sebab konstruksi akan melainkan kualitas bahan bangunannya yang sungguh-sungguh rendah.

Salah satu spot konsentrasi dalam bangunan bendung gempa yakni Pasir Urug

Pentingnya urugan pasir terutama pada bawah pondasi (struktur) dan lantai dasar (non struktur) dalam kontruksi rumah/gedung tahan gempa.


Urugan pasir berguna untuk menstabilkan permukaan tanah dan menyebarkan bobot, sehingga bobot yang dipikul pada permukaan tanah merata.

Baca Juga : Cut and fill kontur

Urugan pasir bawah pondasi adalah pengurugan yang ditempatkan di permukaan lubang pondasi yang digali. Walaupun pengurugan bawah lantai ialah pengurugan permukaan tanah orisinil sebelum pemasangan keramik lantai. Ketebalan urugan pasir yang dipadatkan 5-10 cm sesuai dengan situasi tanah.

Jepang salah satu negara dengan rutinitas gempa paling tinggi, banyak ilmu dan penelitian lebih tinggi di negara hal yang demikian dalam menghadapi gempa, akan melainkan hal simpel yang tak mereka abaikan dalam pembangunan rumah/gedung ialah pasir urug bawah pondasi.


Pasir urug, item kecil dari sebuah bangunan memiliki fungsi yang sungguh-sungguh besar dalam sebuah konstruksi yang kerap kali sekali terbengkalai oleh mandor atau pengawas lapangan dalam pelaksanan pekerjaan pondasi.

Sebelum memproses bangunan, kadar lumpur dari pasir urug tak boleh lebih dari 5%  hal ini sungguh-sungguh memberi pengaruh fleksibilitas dari pasir tersebut.
Read More

Prosedur Kerja Cut and Fill Tanah

Pada suatu proyek konstruksi sebelum diawali dengan aktivitas penggalian tanah biasanya dibuat gambar peta contour dari tanah asli agar pekerjaan cut and fill nantinya bisa diperhitungkan.

Persiapan pekerjaan yang akan dijalankan, dibutuhkan persiapan peralatan dan daya kerja. Persiapan perlengkapan berupa: alat berat, bahan bakar, alat ukur, dan peralatan lainnya. Persiapan daya kerja yang diperlukan merupakan daya kerja yang handal dan sudah berpengalaman dalam melaksanakan proyek yang serupa.

Pekerjaan Persiapan Cut and Fill Tanah


  • Mobilisasi dan Demobilisasi
Menjalankan pekerjaan hal yang demikian dibutuhkan excavator, stum walles dan peralatan bantu lainnya. Dalam tahap pekerjaan ini juga termasuk pengadaan bahan-bahan bangunan dan material yang diperlukan untuk tahap pekerjaan berikutnya.


  • Pembuatan Kantor Lapangan dan Fasilitas
Pekerjaan pembuatan kantor lapangan sementara serta fasilitas lainnya ini dijalankan oleh sebagian orang tukang kayu.

rab cut and fill xls, cara menghitung anggaran biaya pekerjaan cut and fill, rab pekerjaan cut and fill xls


  • Penerangan Lapangan
Penyedian perlengkapan-perlengkapan penerangan seperti lampu, genset dan lainnya untuk mendorong kebutuhan pekerjaan di lapangan.


  • Pekerjaan Pengukuran
Pekerjaan pengevaluasian yang terdiri dari pengevaluasian pendahuluan dan pengevaluasian Prestasi jasmaniah pekerjaan dilapangan. Pada tahap pekerjaan ini juga dijalankan dokumentasi kondisi awal lapangan.

harga cut and fill per m3 2019, pekerjaan cut and fill adalah, rab cut and fill xls, cara menghitung anggaran biaya pekerjaan cut and fill, rab pekerjaan cut and fill xls


  • Kelengkapan Pekerjaan dan Sarana Komunikasi
Persiapan kelengkapan kerja dan sarana komunikasi yang diperlukan di kantor lapangan ataupun untuk kebutuhan pekerjaan di lapangan.


  • Pekerjaan Pembuatan Drainase Sementara
Drainase sementara dijadikan disekitar area timbunan dan jalan yang bertujuan untuk pembuangan/mengalirkan air yang ada pada timbunan tanah.



  • Pengerasan Jalan PKS
Pekerjaan seluruh badan jalan di pancang dengan tiang galam, dilanjutkan dengan melakukan penimbunan tanah. Penimbunan dijalankan dengan menggunakan excavator dan dipadatkan memakai stum walles sambil disiram memakai air supaya didapatkan kepadatan optimal.


Pekerjaan Pembersihan Lokasi / Top Soil

Pekerjaan Pembersihan di lokasi tapak pabrik dan kolam limbah dijalankan menggunakan excavator. Pekerjaan ini mencakup: pembersihan lokasi dari tanaman/semak dan pohon dan pengupasan lapisan humus.

Pekerjaan Galian Dan Timbunan


  • Pekerjaan Galian Kolam Limbah
Pekerjaan galian dan timbunan tanah diawali dengan menjalankan galian pada lokasi kolam limbah. Galian tanah ini diaplikasikan untuk pekerjaan timbunan areal tapak pabrik dan timbunan areal kolam limbah itu sendiri.


  • Pemindahan Galian untuk Pekerjaan Timbunan Tapak Pabrik 
Selanjutnya adalah pekerjaan pemindahan tanah galian. Pemindahan tanah galian ini dijalankan dari lokasi kolam limbah ke areal tapak pabrik untuk diwujudkan tanah timbunan.

pekerjaan cut and fill adalah, rab cut and fill xls, cara menghitung anggaran biaya pekerjaan cut and fill


  • Pekerjaan Perataan dan Pemadatan Timbunan Tapak Pabrik 
Pada pekerjaan ini dijalankan perataan dan pemadatan pada timbunan. Pekerjaan perataan dan pemadatan ini dijalankan dengan excavator.


  • Pekerjaan Perataan dan Pemadatan Timbunan Kolam Limbah
Tahap selanjutnya dipindahkan dari kolam limbah karena mulai dijalankan pekerjaan perataan dan pemadatan pada timbunan kolam limbah.


  • Pekerjaan Sisa Tanah Galian Untuk Timbunan
Pekerjaan ini dialamatkan untuk menambah timbunan pada tapak pabrik. Jika terjadi penurunan yang yang cukup banyak pada timbunan, maka perlu ditambah tanah timbunan lagi.

Read More

Cut and fill kontur

Pembangunan infrastruktur dihadapkan dengan kondisi area yang berbeda-beda. Walaupun berada di area yang sama seringkali memiliki bagian permukaan dengan kontur yang berbeda, terutama di area yang sebelumnya masih hutan atau perkebunan.

Salah satu pilihan bagi perusahaan konstruksi untuk memperbaiki kondisi tanah tersebut adalah dengan melakukan proses cut fill. Cut and fill ditujukan untuk membuat satu area pembangunan memiliki ketinggian/ kontur yang sama, dengan begitu akan mempermudah proses konstruksi.

prinsip pekerjaan cut & fill adalah jumlah volume galian sama dengan jumlah volume urugan.

Dalam tahapan awal pekerjaan konstruksi, tentunya akan dilakukan peninjauan lokasi pembangunan. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan informasi terkait akses jalan, prasarana yang tersedia, kondisi lingkungan, juga salah satunya adalah kondisi tanah yang dilanjutkan dalam analisis dan kalkulasi volume cut and fill.

Baca Juga : Metode Kerja Cut and Fill Tanah

Volume cut and fill dalam pekerjaan tanah merupakan salah satu faktor yang penting, dikarenakan akan menjadi penentu harga pekerjaan pembangunan secara keseluruhan.

Perhitungan volume pada pekerjaan teknik sipil sering dikaitkan dengan pekerjaan timbunan, galian, perhitungan kapasitas tampungan suatu waduk, dan lain-lain.

Padahal kenyataan di lapangan ketidakteraturan kontur medan atau topografi sering kali menjadi penghambat dalam melakukan perhitungan volume. Perhitungan volume timbunan misalnya, apabila terjadi kesalahan kebutuhan volume tanah untuk timbunan, maka justru akan mempersulit pekerjaan teknik sipil yang lain.

Bahkan, hal tersebut menjadi akan menambah biaya pekerjaan karena bisa jadi sulitnya mobilisasi tanah yang digunakan sebagai timbunan.


Contoh lain, pada cut and fill suatu jalan yang melintasi wilayah dengan topografi bergelombang. Setelah dilakukaan pengukuran dan desain jalan akan diketahui berapa volume tanah yang harus digali dan berapa kebutuhan tanah untuk timbunan.

Ketepatan pengukuran dan perhitungan volume akan menghasilkan biaya konstruksi yang terukur, karena telah diketahui berapa potensi dan kebutuhan tanah. Apabila terjadi kesalahan perhitungan volume cut and fill, tentunya akan menambah biaya konstruksi.

Cara Perhitungan Volume dalam Kontur Tanah yang Tidak Rata

Areal yang akan dihitung volumenya, dibagi dalam beberapa pias (potongan melintangnya). Selanjutnya cari luas tiap pias tersebut, volume areal merupakan harga rata-rata pias yang membatasinya dikalikan dengan jarak antara kedua pias tersebut.


Jasa Cut and Fill

Cut and fill kontur

Keterangan: A1 = Luas penampang pertama A2 = Luas penampang kedua L = Jarak penampang pertama dan kedua

• Cara ini juga menggunakan pembagian pias per pias, namun sebagai pedoman pembagian pias adalah garis kontur pada peta topografi area yang di tentukan.

Cut and fill kontur

Maka untuk menghitung area pada peta kontur tersebut dapat memakai rumus berikut:


• Keterangan : • A1 = Luas penampang pias ke-1 untuk elevasi ke-1 • A2 = Luas penampang pias ke-2 untuk elevasi ke-2 • n = Jumlah pias • h = beda elevasi (untuk kontur dengan interval kontur yang sama)

Read More