Showing posts with label Urug Tanah Rumah. Show all posts
Showing posts with label Urug Tanah Rumah. Show all posts

Fungsi Urugan Pasir untuk Konstruksi Rumah Tahan Gempa

Rumah merupakan salah satu keperluan pokok manusia sesudah sandang dan pangan. Sebagaimana pangan yang mempunyai kaidah-kaidah yang mencakup empat sehat lima total, semacam itu juga dengan papan atau rumah, juga mempunyai kaidah-kaidah sesuai huni.

Agar bangunan mempunyai kehandalan, bangunan tersebut wajib memenuhi; keselamatan, kesehatan, kenyamanan, serta kemudahan.

Keselamatan bangunan mencakup prasyarat kecakapan bangunan gedung untuk mensupport bobot beban, yang mencakup bobot sendiri dan bobot yang dimunculkan oleh fenomena alam seperti angin dan gempa,

serta kecakapan bangunan gedung untuk mencegah dan menanggulangi adanya bahaya kebakaran dan bahaya petir.


Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa

tiap-tiap bagian-bagian bangunan wajib terikat dengan kuat satu dengan yang lainnya, ikatan hal yang demikian mulai dari pondasi dengan :

  • Sloof
  • Sloof dengan kolom praktis
  • Kolom praktis dengan ring balok
  • Ring balok dengan rangka kuda-kuda.
Pada komponen pengisi

  • Dinding pasangan bata/batako wajib terikat dengan rangka kolom praktis
  • Kusen pintu dan jendela wajib terikat dengan dinding.
Kecuali konstruksi yang benar elemen kualitas bahan juga wajib mensupport, sebab pemilihan bahan yang kurang bagus, akan mengurangi daya bangunan, terutama pada ikatan-ikatan. Banyak bangunan yang ambrol bukan sebab konstruksi akan melainkan kualitas bahan bangunannya yang sungguh-sungguh rendah.

Salah satu spot konsentrasi dalam bangunan bendung gempa yakni Pasir Urug

Pentingnya urugan pasir terutama pada bawah pondasi (struktur) dan lantai dasar (non struktur) dalam kontruksi rumah/gedung tahan gempa.


Urugan pasir berguna untuk menstabilkan permukaan tanah dan menyebarkan bobot, sehingga bobot yang dipikul pada permukaan tanah merata.

Baca Juga : Cut and fill kontur

Urugan pasir bawah pondasi adalah pengurugan yang ditempatkan di permukaan lubang pondasi yang digali. Walaupun pengurugan bawah lantai ialah pengurugan permukaan tanah orisinil sebelum pemasangan keramik lantai. Ketebalan urugan pasir yang dipadatkan 5-10 cm sesuai dengan situasi tanah.

Jepang salah satu negara dengan rutinitas gempa paling tinggi, banyak ilmu dan penelitian lebih tinggi di negara hal yang demikian dalam menghadapi gempa, akan melainkan hal simpel yang tak mereka abaikan dalam pembangunan rumah/gedung ialah pasir urug bawah pondasi.


Pasir urug, item kecil dari sebuah bangunan memiliki fungsi yang sungguh-sungguh besar dalam sebuah konstruksi yang kerap kali sekali terbengkalai oleh mandor atau pengawas lapangan dalam pelaksanan pekerjaan pondasi.

Sebelum memproses bangunan, kadar lumpur dari pasir urug tak boleh lebih dari 5%  hal ini sungguh-sungguh memberi pengaruh fleksibilitas dari pasir tersebut.

Cara Penghitungan Kebutuhan Bahan Bangunan untuk Membuat Rumah

Cara Penghitungan Kebutuhan Bahan Bangunan untuk Membuat Rumah

Memiliki Rumah Nyaman dan Aman tentu menjadi impian untuk hampir semua orang. Hal ini mengingat bahwa rumah merupakan kebutuhan yang primer untuk semua orang.

Meski begitu, harga tanah dan rumah dimanapun kini semakin mengalami kenaikan yang amat drastis sehingga banyak orang yang harus bekerja ekstra keras untuk bisa memiliki rumah sendiri.

Untuk mengatasinya kini Anda bisa membuat rumah minimalis yang modern dimana tidak butuh terlalu banyak bahan bangunan untuk membuat rumah.

Rumah minimalis kini memang sedang populer. Sejak semakin sempitnya lahan, maka banyak orang yang harus bisa lebih cerdas dalam mengakali hal ini dengan solusi rumah minimalis ini.

Jika Anda juga tertarik untuk memiliki rumah model minimalis ini, maka Anda bisa memperhitungkan kembali terkait kebutuhan bahan bangunannya dengan lebih tepat sehingga tidak terjadi pemborosan dan semua uang pembangunan rumah bisa dialokasikan dengan maksimal.

Langkah awal yang bisa dilakukan sebelum membangun rumah minimalis tentu saja dengan memperhitungkan kebutuhan bahan bangunan untuk membuat rumah. Dalam pembelanjaannya, Anda bisa mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

1.    Menetapkan tipe rumah
Hal yang pertama yang perlu dipersiapkan adalah dengan menetapkan tipe rumah terlebih dulu. Rumah minimalis ini memiliki beberapa jenis tipe berbeda dalam pembangunannya sehingga memiliki biaya yang berbeda pula untuk dialokasikan.

Nantinya jenis rumah inilah yang kerap kali menjadi penentu untuk harga bahan bangunan yang harus Anda bayarkan.

2.    Menghitung dengan satu per satu kebutuhan rumah
Untuk bisa memperoleh pembangunan dengan biaya yang rendah, maka perencanaan secara mendetail bisa dilakukan.

Banyak yang berfikir jika menentukan biaya rumah bisa dilakukan secara sederhana misalnya jika luas bangunannya 100 meter dengan pengerjaan 3 juta per meter maka akan didapat angka 300 juta.

Sebetulnya tidak sesederhana itu sehingga Anda harus mau menghitung secara maksimal secara kalkulasinya. Pastikan buat catatan satu per satu untuk kebutuhan pembangunan tanpa terkecuali sehingga diketahui detail biaya secara pasti untuk semuanya.

3.    Siapkan dana
Setelah semua persiapan tersebut dilakukan, maka kini saatnya mempersiapkan dana yang dibutuhkan dalam pembangunannya. Berikut ini tips urutan menghitung biaya rumah secara satuan dan per itemnya:

•    Membuat gambar rumah terlebih dulu.
•    Membuat spesifikasi dari material atau rencana kerjanya.
•    Membuat rincian dari daftar pekerjaan yang nantinya akan dilaksanakan.
•    Menghitung volume setiap pekerjaan.
•    Memastikan daftar harga untuk upah dan bahan bangunan yang terbaru.
•    Menghitung analisa dari harga satuan untuk tiap item kerja.
•    Membuat jumlah harganya secara keseluruhan.

Dapat diakui jika tahapan dalam pembangunan rumah ini memang panjang, terlebih ini membahas terkait biaya yang dibutuhkan dan dalam jumlah yang besar. Namun untuk perkiraan sementara, berikut ini kisaran biaya untuk pembangunan rumah model minimalis secara umum:

•    Luas bangunan 100 meter persegi perlu biaya sekitar 300 juta sampai 350 juta.
•    Luas bangunan 101 sampai 300 meter persegi perlu biaya sekitar 325 juta sampai 375 juta
•    Luas bangunan 301 meter persegi perlu biaya sekitar 350 juta sampai 450 juta

Itulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal pembelanjaan bahan bangunan untuk membuat rumah.

Harga yang tertera tersebut bisa berubah sesuai banyak faktor yang mempengaruhi mulai dari bahan bangunan yang dipilih, biaya tukang, biaya kontraktor dan masih banyak lagi sehingga harus dipikirkan secara bijak.